WHAT'S NEW?
Loading...

Kerajinan dari Botol Bekas

Botol bekas air mineral atau minuman cola sangat mudah untuk kita temukan. Sampah jenis botol bekas merupakan salah satu sampah yang paling banyak dijumpai. Oleh sebab itu, tidak akan sulit untuk mencarinya. Daripada botol-botol bekas ini dibuang begitu saja, lebih baik dijadikan beberapa kerajinan tangan yang bermanfaat. Botol-botol bekas air mineral atau minuman cola bisa dimanfaatkan untuk membuat beberapa jenis kerajinan tangan.
1. Pot Bunga
Pot Bunga
Untuk membuat pot bunga cantik dari botol bekas, caranya cukup sederhana. Botol bekas air mineral atau botol bekas cola tinggal dipotong menjadi dua.
Untuk ukuran besar kecilnya bisa menyesuaikan selera. Selanjutnya, botol yang sudah dipotong tadi tinggal diisi dengan tanah dan tanaman.
Bila ingin semakin cantik, bagian luar botol bisa digambar atau dicat sesuai dengan keinginan dan kreatifitas. Di bagian bawah botol jangan lupa untuk diberi lubang sebagai tempat keluar air bila tanaman di pot tengah disiram.
2. Penutup lampu hias
Penutup lampu hias
Untuk membuat penutup lampu hias dari botol, diperlukan bahan lain yakni sendok bekas. Cara membuatnya, botol bekas yang sudah disiapkan dipotong bagian ujungnya yang kecil.
Kemudian, sendok plastik bekas dipotong dan dipisahkan dari gagangnya. Ujung sendok kemudian ditempelkan dengan menggunakan lem pada potongan botol bekas satu persatu hingga keseluruhan botol bekas tertutupi oleh potongan sendok. Selanjutnya tinggal memberikan hiasan tambahan untuk lebih mempercantik.

3. Tempat Menyimpan ATK
Tempat Menyimpan ATK
Cara membuatnya cukup sederhana karena hampir sama seperti cara membuat pot bunga dari botol bekas.
Botol yang sudah ada tinggal dipotong menjadi dua, lalu kemudian botol yang bagian bawah bisa dicat atau diwarna untuk mempercantik tampilan, dan kemudian sudah bisa digunakan sebagai wadah untuk menyimpan bolpoin atau ATK.





4. Celengan
Celengan
Cara membuatnya cukup sederhana, pertama-tama potong celengan menjadi dua, lalu gabungkan kembali. Selanjutnya buat lubang pada badan botol sebagai tempat untuk memasukkan uang. Warnai botol dengan menggunakan cat, lalu beri sedikit sentuhan artistik agar celengan dari botol nampak lebih imut.




Kerajinan dari Koran Bekas 

Bagi yang berlangganan koran, tentu sampah koran bisa menjadi masalah. Biasanya agar tidak membuat gudang penuh,koran bekas biasa dijual kembali. Namun, tidak ada salahnya mencoba berkreasi dengan bahan bekas dari koran. Contohnya :
1. Wadah Tissu
Wadah tissu
Koran bekas memiliki karakter yang tipis. Untuk itu, bila ingin membuat wadah tissu dari koran bekas, pertama-tama lembaran koran yang ada dipilin dan digulung hingga seukuran sedotan atau seukuran batang rokok. Bila lebih besar pun juga tidak mengapa.
Pada ujung gulungan bisa dilem agar gulungan koran tidak kembali membuka. Selanjutnya gulungan koran tadi bisa dipotong-potong sesuai kebutuhan ukuran, lalu kemudian ditata dan dilekatkan dengan menggunakan lem sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Alasi dengan menggunakan kain bekas atau kertas kado agar wadah tissu semakin cantik.
Hampir sama dengan tempat tisu yang di atas nya akan tetapi ini berbeda bahan dasar  dan untuk tempat tisu ini lebih unik akan tetapi cara pembuatannya juga lebih rumit jika di banding kan dengan yang atas.
2. Hiasan Pohon
HIASAN POHON
Untuk membuatnya sebenarnya mudah, namun butuh ketelitian dan kesabaran tersendiri. Pertama-tama, kertas dipilin dan digulung hingga berbentuk memanjang seperti stik.
Selanjutnya gulungan-gulungan kertas diikat dan disatukan dengan menggunakan isolasi hingga berbentuk batang pohon. Buat batang dan ranting pohon dengan cara menekuk bagian ujung gulungan koran, ditekuk melingkar hingga menyerupai ranting.
Supaya lebih awet, keseluruhan bodi pohon bisa dilapisi dengan menggunakan lem kertas. Selanjutnya tinggal diwarnai saja.
1. Es Cendol Dawet
Siapa yang tak kenal dengan minuman satu ini. Es cendol dawet adalah minuman dingin yang mudah ditemui di berbagai tempat. Tapi kadang, masih ada yang bingung saat membedakan antara cendol atau dawet, nih. Padahal, kedua minuman ini berasal dari bahan yang sama, meskipun cendol adalah istilah Sunda sedangkan dawet adalah istilah Banjarnegara.
Cendol atau dawet dibuat dari tepung hunkwe atau tepung beras, pasta pandan atau sari daun suji, dan air. Teksturnya kenyal dan lembut, yang kemudian dicampurkan dengan sirup gula merah, santan, dan es batu. Bahkan terkadang ada yang menambahkan potongan nangka sebagai penambah aroma, dan mutiara supaya semakin menarik. Hmm, sedap!
2. Es Teler
es teler segar
Siapa yang tak kenal minuman es satu ini? Es teler sangat populer di kalangan masyarakat karena rasanya yang memang bikin teler saking enaknya. Aneka isiannya seperti potongan buah alpukat, nangka, kelapa, dan cincau yang disiram kuah santan, susu kental manis, dan tambahan es batu. Saat ini, es teler mudah ditemukan dimana-mana, bahkan ada yang mengangkatnya sebagai brand restoran.
3. Es Selendang Mayang
Nama minuman es yang satu ini terdengar cantik, ya? Selain namanya yang cantik, kenampakannya juga cantik, lho. Es selendang mayang berasal dari Betawi dan memiliki rasa manis-gurih.
Selendang mayang yang berbentuk seperti kue lapis ini terbuat dari tepung sagu dan tepung hunkwe yang kemudian diberi aneka warna. Rasanya kenyal dan sangat pas disajikan dengan saus gula merah dan santan.
Beberapa orang Betawi sendiri menganggap minuman es satu ini cukup kuno, sehingga sering disajikan dalam acara-acara adat, perkawinan, dan sebagainya.

4. Es Pisang Ijo
Pisang Ijo lezat
Minuman es asal Makassar ini memang cukup populer. Es pisang ijo terbuat dari pisang raja yang dilapisi kulit berwarna hijau dari adonan tepung beras, tepung kanji, santan, dan air daun suji. Pisang ijo ini disajikan dengan bubur sumsum, es, sirup merah, dan susu kental manis. Karena banyaknya komponen yang disajikan, es pisang ijo ini cukup membuat kenyang, lho.
5. Es Lontrong Slawi

(Image: Masak.TV)

Es lontrong slawi berasal dari Slawi (Tegal) dan disebut lontrong karena di daerah Slawi, minuman es ini dijual di sebuah gang kecil bernama gang Lontrong.
Pada dasarnya, es lontrong adalah es serut yang diberi isian kacang hijau, cincau, sirup merah, es batu, dan santan. Bahkan, tak jarang ditambahkan kolang-kaling dan potongan roti tawar sebagai selera. Konon es lontrong tak bisa ditemukan di lain tempat selain kota Slawi, lho. Wah, siap-siap berlibur ke sana ya!
6. Es Oyen
Anda suka es campur? Nah, ada satu lagi jenis minuman es yang mirip, nih. Es oyen memakai bahan dasar alpukat dan kelapa muda yang kemudian disiram kuah susu kental manis dan tak lupa es batu.
Bedanya dengan es campur, es oyen memakai cincau dan pacar cina sehingga terlihat berwarna-warni di balik gelas kaca. Hmm, bikin ngiler ya? Selain bahan-bahan di atas, es oyen juga sering ditambahkan tapai singkong, nangka, kolang-kaling, dan sirup merah.
7. Es Gempol Pleret
es gempol pleret segar
Jalan-jalan ke daerah Jawa Tengah, rasanya tak lengkap jika belum coba es gempol pleret. Minuman es ini memiliki dua isian yang ikonik, yakni gempol dan pleret. Gempol dan pleret dibuat dari tepung beras, tapioka, dan air yang dicampur menjadi satu adonan. Nantinya, adonan ini diambil sedikit lalu dibulatkan (digempol) dan sebagian lagi dipipihkan (dipleret).
Biasanya, adonan gempol dibuat dengan warna putih, sedangkan adonan pleret dibuat hijau, merah muda, atau coklat. Es gempol pleret disajikan dengan siraman sirup manis, kuah santan, dan es batu.
8. Es Kacang Merah
Kacang merah memang sering dibuat sajian gurih seperti sup, tapi jadi minuman es pun tak kalah menarik untuk dicoba! Di Indonesia, ada dua versi es kacang merah, yakni es kacang merah Palembang dan es kacang merah Manado.
Perbedaan antara dua daerah ini adalah pemakaian susu kental manis coklat di daerah Manado, sedangkan Palembang memakai sirup cocopandan berwarna merah sebagai pemanisnya. Namun pastinya, kacang merah yang empuk, legit, dan manis jadi kunci kelezatan sajian es ini.
Sumber :https://resepkoki.id/12-minuman-es-tradisional-unik-khas-indonesia/
Namun sekarang tak perlu khawatir karena ada daging olahan dalam kemasan. Rasanya tak jauh beda dengan daging segar, dan yang pasti jauh lebih praktis dan awet. Ada banyak jenis daging olahan di Indonesia. Mau tahu apa saja? Langsung cek di bawah ini!
1. Sosis
Olahan daging yang satu ini pasti tak asing lagi. Sosis dibuat dari daging giling sapi atau ayam yang dicetak dalam bahan sintesis (plastik) agar awet. Kini sosis hadir dalam berbagai rasa seperti blackpepper, keju, dan sebagainya. Bentuk sosis di Indonesia cenderung lurus dan berukuran lebih kecil dari sosis Eropa. Sosis dijual dalam bentuk siap makan atau mentah, yang nantinya bisa dibuat hiasan macaroni, atau isian roti unyil.
2. Kornet
Anda suka buat Internet alias mie instan-telur-kornet? Nah, daging olahan ini jadi salah satu bintangnya! Kornet dibuat dari daging giling sapi (bagian sandung lamur) yang diawetkan dalam air garam lalu direbus. Biasanya dijual dalam bentuk sachet atau kalengan kotak di pasaran. Tapi kornet tidak 100% daging, nih. Daging olahan ini terbuat dari campuran daging, terigu, gula, garam, dan bumbu lainnya. Bentuknya lunak dan berwarna merah muda. Selain mie instan, campurkan dalam nasi goreng atau dibuat isi perkedel juga sedap.
3. Daging asap
Olahan daging ini terkenal dengan bentuknya yang tipis dan bulat. Daging asap atau smoked beef/chicken gampang ditemui di pasaran, baik supermarket atau pasar tradisional. Tapi, daging asap dalam kemasan berbeda dengan daging asap segar, lho. Ternyata, daging asap secara harafiah merupakan daging yang diawetkan dengan cara pengasapan. Teknik ini sudah dilakukan sejak masa prasejarah. Daging asap ala Indonesia biasa digoreng maupun dipanggang.
4. Ham
Kalau kita googling, daging ham akan muncul dalam bentuk irisan daging tipis seperti daging asap. Di luar negeri, ham terkenal sebagai irisan daging babi bagian kaki belakang. Olahan daging ini mengalami proses pengasapan dan pengasinan agar awet. Bedanya dengan Indonesia, ham identik dengan luncheon meat, yakni irisan kornet tebal berbentuk persegi panjang. Ham Indonesia terbuat dari daging sapi dan biasanya digoreng, dipanggang di atas wajan, atau sebagai campuran sup dan rebusan lainnya.
5. Nugget
Kalau daritadi kita lihat olahan daging berwarna merah, sekarang ada nugget yang terlihat ‘beda’. Pengolahan nugget di pabrik cukup ribet, nih. Namun yang pasti, daging nugget sudah tercampur dengan tepung, pengelmusi, dan berbagai bumbu. Ada beragam jenis dan bentuk nugget frozen, tapi yang paling terkenal adalah nugget ayam. Nugget biasa disajikan bersama nasi atau jadi cemilan.
6. Bakso
Olahan yang satu ini ngehits banget, ya. Di Indonesia ada banyak jenis bakso, mulai dari bakso sapi, ayam, ikan, sampai seafood. Bakso orang Eropa dan Amerika berbeda dengan Indonesia. Mereka hanya membulatkan daging giling hingga berbentuk bola dan langsung dimasak. Nah, bakso buatan Indonesia dicampur dengan tepung tapioka sehingga terasa kenyal. Bakso fleksibel dibuat apapun seperti bakso Malang, bakso bakar, bakso goreng,dan sebagainya.
7. Abon
Menurut saya, abon adalah olahan daging yang unik. Bentuknya halus seperti benang wol dan berwarna coklat. Ternyata, abon dibuat dari serat daging yang dikeringkan dan masa awetnya bisa berbulan-bulan, lho. Tak heran abon sering dijadikan stok lauk. Abon dibuat dari daging sapi, ayam, kambing, babi, domba, atau ikan. Selain stok lauk, abon juga sering dijadikan topping bubur ayam, nasi kuning, atau dijadikan isi lemper dan cireng.
8. Dendeng
Daging pipih yang dikeringkan dengan campuran bumbu ini cukup populer di Indonesia. Sama seperti abon, dendeng juga dijual dalam kemasan untuk jadi stok lauk. Dendeng bertekstur keras dan bercitarasa gurih-manis. Olahan daging ini dibuat dari daging sapi, kerbau, babi, dan sebagainya. 
9. Bacon
Daging tipis berwarna merah-putih ini identik dengan menu sarapan. Warna merah-putih ini adalah perpaduan daging dan lemak. Makanya, bacon populer sekali di luar negeri karena terasa paling gurih dari olahan lain. Di Eropa dan Amerika bacon dibuat dari daging babi, tapi di Indonesia ada bacon yang terbuat dari sapi, lho. Bacon bisa digoreng, dipanggang, lalu disajikan begitu saja dengan telur atau diselipkan di antara roti sandwich.
10. Salami
Salami memiliki bentuk utuh seperti sosis, tapi lebih banyak dijual dalam bentuk irisan. Ukurannya lebih kecil dari daging asap, dengan warna merah-putih dari campuran daging dan lemak. Salami di Indonesia terbuat dari daging sapi dan babi. Olahan ini populer sebagai pepperoni untuk topping pizza atau isi sandwich.
Sumber : https://resepkoki.id/10-jenis-olahan-daging-dalam-kemasan-di-indonesia/

Kerajinan Bahan Lunak Buatan

Yang selanjutnya adalah bahan lunak buatan yang secara pengertian adalah bahan baku yang diambil benda hasil olahan.
Banyak contoh dari kerajinan bahan lunak buatan yang mudah kita temukan. Semisal sabun mandi, lilir, akrilic dan masih banyak lainnya.
Untuk mendapatkannya bahan harus sedikit mengelarkan uang.
Namun tak perlu kuatir sebab ketika nanti sudah jadi karya seni kamu akan senang meliharnya.
Kalau begitu langsung saja masuk pada contoh kerajinan bahan lunak buatan.
1.Kerajinan Bahan Lunak dari Sabun



kerajinan bahan lunak dari sabun
Kerajinan bahan lunak dari sabun sumber : kelascerdas.com

Pertama kita akan mengulas mengenai contoh kerajinan bahan lunak dari sabun.
Kamu tentu sudah tau apa itu sabun bukan? Ya benda yang kita gunakan setiap hari untuk mandi.
Sabun ternyata bisa diolah menjadi kerajinan tangan yang cukup indah.
Semisal bisa diukir menjadi bergambar hewan atau tanaman hias. Menarik bukan, kamu bisa membuat karya seni dengan biaya yang minim.
Cara membuat kerajinan ini juga cukup mudah seperti tahapan ringkas berikut ini:
  1. Siapkan sabun dengan ukuran sedang atau besar.
  2. Siapkan peralatan seperti cutter dan pensil.
  3. Langkah pertama, kamu gambar pola terlebih dahulu pada sabun tersebut.
  4. Langkah kedua, mulailah memahat sabut menggunakan cutter secara perlahan. Jangan sampai melukai tanganmu.
  5. Langkah ketiga, bila sudah terbentuk sesuai pola yang kita inginkan. Bersihkan dan rapikan sabun milikimu.
  6. Dan jadilah kerajinan bahan lunak dari sabun.

2.Kerajinan bahan lunak dari lilin

    Kerajinan bahan lunak dari lilin
    Kerajinan bahan lunak dari lilin
    Contoh kerajinan dari bahan lunak lilin mungkin sudah tidak asing lagi didengar. Jenis kerajinan ini dapat kamu buat dengan mudah dan sederhana.
    Sebab pada dasarnya prinsipnya sama dengan yang berbahan baku sabun.
    Tahapan cara membuatnya juga sama. Kelebihan dari kerajinan ini adalah kamu bisa membuat miniatur yang berdiri.
    Ya ini memanfaatkan bentuk lilin yang panjang, berbeda dengan sabun yang bentuk oval ataupun kotak.
    Bila penasaran dengan hasilnya kamu bisa segera membeli lilin dan mulai membuat ukirannya.
    Buat semenarik mungkin dan unggah ke sosial media siapa tahu laku.
    3.Kerajinan bahan lunak dari gips
    kerajinan bahan lunak dari gips
    Kerajinan bahan lunak dari gips sumber : .materi-sekolah.com
    Mungkin kita sering melihat gips itu pada orang-orang yang sedang bermasalah dengan tulangnya.
    Namun tahukah kamu bila ternyata gips bisa diolah menjadi kerajinan yang bagus.
    Secara pengertian gips adalah kandungan bahan mineral yang terdapt dalam air dalam waktu yang lama.
    Karena waktu yang cukup panjang membuat zat ini menjadi mengeras dan padat.
    Untuk cara membuat kerajinan dari bahan gips cukup mudah. Tinggal kamu siapkan cairan gips dan tempat cetakan.
    Kamu tinggal menuangkan pada tempat mencetak tersebut.
Umumnya kerajinan dari gips ini diolah menjadi hiasan rumah, mainan anak-anak dan masih banyak lagi.


4.Asbak Dari Tanah Liat
kerajinan tanah liat unik

Bahan :
  1. Tanah liat

Cara pembuatan:

  1. Tanah liat yang sudah diolah dengan baik menjadi halus dan lembut kemudian dipadatkan.
  2. Setelah itu bentuk pola sesuai keinginan Anda atau seperti contoh di atas yang berbentuk daun.
  3. Jika sudah dibentuk polanya, potong bagian yang berlebihan atau yang terlihat tidak terpakai.
  4. Ratakan hingga tidak ada bagian yang retak atau berlubang pada bagian seluruh tanah liat.
  5. Tahap yang terakhir adalah menjemur hingga kering dan mengeras, jika sudah kering dan mengeras tinggal membakarnya dan diberikan cat untuk memperindah asbak
5.Gantungan Kunci Kura-Kura

Alat dan bahan yang diperlukan:
  1. Lilin
  2. Air
  3. Crayon
  4. Panci
  5. Sendok
  6. Cetakan agar-agar(untuk membuat bentuk lilin yang baru)
  7. Mangkok stainless steel
Langkah-langkah pembuatan:
  1. Siapkan panci, masukkan air kedalamnya ±1 liter.
  2. Rebus air tadi hingga mendidih.
  3. Setelah air mendidih, taruh mangkok stainless steel diatas air yang mendidih,biarkan kompor tetap menyala. Saya menggunakan mangkok stainless steel karena bahan tersebut bersifat menghantarkan panas.
  4. Masukkan lilin beserta crayon kedalam mangkok stainless steel, lalu aduk menggunakan sendok hingga lilin dan crayon meleleh dan tercampur rata. Crayon disini bertujuan untuk memberikan warna pada lilin. Gunakan crayon dengan warna yang anda inginkan.
  5. Buang sumbu yang ada pada lilin.Sumbu akan terpisah sendiri bila lilin meleleh.
  6. Setelah lilin yang sudah berwarna tadi meleleh, tuangkan lilin ke dalam cetakkan agar-agar dengan bentuk sesuai dengan yang anda inginkan.
  7. Matikan kompor. Mematikan kompor setelah lilin dituangkan kedalam cetakkan lebih baik, karena akan menjaga lilin tetap meleleh sebelum dituang ke dalam cetakkan.
  8. Tunggu lilin hingga kering.
  9. Setelah kering, angkat lilin tadi dari cetakkan.
  10. Cuci semua peralatan yang tadi digunakan, karena kebersihan adalah sebagian dari iman. :)


Tambahan:
  1. Pada saat melelehkan lilin di atas air yang mendidih, jangan sampai ada air yang masuk ke dalam lilin, karena akan mengakibatkan lilin menjadi berlubang.
  2. Gunakanlah pewarna Crayon, karena crayon mudah menyatu dengan lilin.
Ini adalah bentuk Kura-Kura(benda hias)

Ini adalah bentuk Kura-Kura juga, namun bisa untuk gantungan(benda pakai)

 
Sumber : http://socialart1.blogspot.com/2015/11/cara-membuat-kerajinan-dari-bahan-lunak.html